Hiking Papandayan Garut

Gunung Papandayan berada di desa Cisurupan, Garut, Jabar. Gunung ini memiliki ketinggian 2665 m dpl. Walau status gunung berapi ini masih aktif, tidak dipungkiri jika hiking Papandayan Garut sangat diminati oleh para pendaki. Ya, gunung berapi ini masih aktif dan sudah beberapa kali meletus. Letusan paling dahsyat terjadi pada tanggal 12 Agustus 1772 dimana saat itu 40 desa hancur, 2957 orang tewas, longsoran sedalam 10 km dan selebar 5 km.

Hiking Papandayan Garut 2 H 1 M Tak Terlupakan

Gunung Papandayan memiliki beberapa kawah yang mengaluarkan asap tebal berbau belerang. Salah satu kawah yang paling populer adalah Kawah Gunung Nangklak dimana kawah ini juga menjadi jalur alternatif bagi para pendaki senior untuk sampai ke Hutan Mati. Tidak hanya kawah, Gunung Papandayan memiliki banyak keindahan lain yang bisa Anda lihat dan nikmati ketika melakukan trip pendakian atau hiking Papandayan Garut. Jika pemula, sebaiknya menyewa seorang pemandu dan porter atau kuli yang akan mengarahkan dan membawa perlengkapan ke atas.

Pendakian 2 Hari 1 Malam adalah yang paling sering dilakukan oleh para pendaki karena bisa melihat pemandangan di malam hari yang indah serta mengejar sunrise. Pendakian selama 2 Hari 1 Malam ini sudah meliputi semua titik Gunung Papandayan. Hampir setengah dari pendakian ini sendiri adalah kawah dengan asap tebal dan bau belerang. Sebaiknya menggunakan masker. Pendakian di kawah juga berbatu sehingga cukup membuat para pendaki lelah. Tapi, pemandangannya sangat indah.

Setelah melewati kawah, pendakian di hari pertama ini akan melalui jalur yang lebih curam juga menantang. Bagi pendaki pemula, ini menjadi pendakian yang berat karena harus mengatur debaran jantung, tenaga dan juga nafas agar tetap seimbang. Artinya, hiking Papandayan Garut membutuhkan kesehatan yang benar-benar prima walau status pendakian Gunung Papandayan ini adalah untuk pemula dan tidak terlalu berat. Dengan kondisi kesehatan dan stamina yang prima, maka akan cukup untuk bisa melalui semua medan walau tidak terlalu mudah.

Hiking Papandayan Garut

Pendakian di hari pertama ini akan berhenti di pos pertama. Namun, bagi Anda yang konvoi dengan sepeda motor trail, bisa melalui pendakian dari Camp David naik sampai pada pos pertama. Ya, trek atau medan juga tidak mudah tapi sangat menantang bagi para pengendara sepeda motor trail. Di pos pertama ini, banyak pendaki hiking Papandayan Garut yang mulai mendirikan tenda dan beristirahat. Pendakian di hari pertama bisa istirahat di pos pertama. Tenang, ada banyak warung serta penjual makanan lain di pos pertama ini.

Hiking Papandayan Garut; Malam dan Sunrise Indah
Pos pertama ini sangat cocok untuk beristirahat bagi para pendaki pemula. Bahkan, Anda bisa bermalam di sini. Tapi, yang perlu diperhatikan adalah cuaca Gunung Papandayan yang bisa berubah sewaktu-waktu sehingga walau bisa melanjutkan perjalanan, bisa saja Anda dipaksa untuk berhenti karena guyuran hujan di malam hari. Jika beruntung dan kondisi cuaca terang serta langit cerah, pemandangan di malam hari sangat indah dengan bulan dan taburan bintang.

Anda bisa menghabiskan malam dengan istirahat, makan atau minum yang hangat, memandang keindahan langit sepuasnya dan tentu tidur dengan nyenyak untuk bisa bangun dini hari dan melanjutkan pendakian untuk bisa mengejar sunrise di Tegal Alun yang merupakan puncak dari Gunung Papandayan. Perjalanan atau pendakian ke Tegal Alun sendiri akan dimulai dari pukul 03.00 am atau dini hari dengan harapan bisa melihat sunrise yang sangat indah.

Jika cuaca sedang mendukung, maka Anda bisa menyaksikan keindahan sunrise dari Tegal Alun yang dipadu dengan hijaunya pemandangan dari pohon dan taman. Tegal Alun merupakan salah satu destinasi utama dari hiking Papandayan Garut. Tentunya, yang apa yang disajikan di setiap pos seperti pos pondok salada juga tidak kalah menarik. Namun, karena Tegal Alun merupakan puncak dimana sunrise sangat indah, maka jangan lewatkan untuk bisa sampai ke Tegal Alun.

Hanya saja, kondisi yang masih sangat dini dan udara yang sangat dingin menusuk, membuat tidak sedikit pendaki terutama pendaki pemula untuk kemudian mengurungkan niat untuk ke Tegal Alun dini hari untuk melihat sunrise. Hiking Papandayan Garut tanpa sunrise memang terasa hambar, tapi tetap perhatikan kondisi tubuh. Jika terlalu dingin dan tidak kuat, jangan dipaksakan.

Hiking Papandayan

Related Post

Call Now
WhatsApp