Wisata Hiking Papandayan

Gunung Papandayan yang ada di Garut, Jawa Barat yang aslinya memiliki ketinggian 2.665 m dpl tapi tertulis 2.662 m dpl dikenal sebagai salah satu gunung pendakian yang sangat cocok untuk para pendaki pemula. Apalagi wisata hiking Papandayan ini menawarkan pengalaman lebih bagi para pendaki pemula, menyebabkan para pendaki ingin lagi dan lagi untuk mendaki ke gunung ini. Tapi, jika Anda baru pertama kali, penting untuk mengenali gunung ini lebih jauh.

Tips Wisata Hiking Papandayan

Salah satu dari hal yang paling penting untuk melakukan wisata hiking Papandayan adalah menyiapkan diri. Persiapan ini bisa dimulai dengan mencari informasi tentang mengenali medan dan apa saja yang perlu dibawa sehingga nantinya barang bawaan tidak terlalu berat dan tidak terlalu banyak karena pendakian hanya memakan waktu 2 hari 1 malam saja. Beberapa tips berikut ini bisa sangat bermanfaat untuk Anda.

Wisata Hiking Papandayan

Meminta Bantuan Agen Wisata

Sangat disarankan agar mendaki Gunung Papandayan dengan bantuan seorang agen wisata hiking Papandayan yang nantinya akan memberikan kemudahan akomodasi. Segala urusan transportasi Anda baik dari Bandung, Jakarta maupun kota lainnya akan diatur sehingga Anda akan langsung diantar hingga ke kaki Gunung Papandayan dan siap mendaki tanpa harus repot mencari angkutan atau sewa kendaraan.

Datang Bersama Tim dan Pemandu

Sangat tidak disarankan untuk mendaki seorang sendiri tanpa sekelompok tim. Jika terpaksa sendiri, dengan meminta bantuan agen wisata, maka Anda akan dimasukkan ke dalam kelompok. Tentu ada banyak sekali manfaat ketika mendaki bersama-sama.

Logistik pendakian

Logistik berupa makanan sangat penting untuk dipersiapkan sebelum melakukan pendakian. Udara yang dingin akan cepat membuat perut merasa lapar. Tenang, selain membawa makanan dan minuman dari Pasar Cisurupan atau toserba di dekat pasar, hampir di setiap pos pendakian Gunung Papandayan terdapat warung yang menyediakan berbagai kebutuhan makanan bagi pendaki yang kelaparan.

Akan tetapi, sebaiknya menyediakan makanan sendiri yang lebih bergizi dan berenergi mengingat di pos-pos pendakian warung hanya menyajikan makanan cepat saji seperti mie instan, teh, kopi dan lain sebagainya. Ingat, wisata hiking Papandayan membutuhkan energi ekstra untuk bisa sampai ke puncak. Apalagi jika Anda sadar bahwa ini adalah pendakian pertama. Namun, yang tidak kalah penting adalah jangan membawa terlalu banyak logistik.

Pakai sepatu

Memang sandal gunung bisa dipakai untuk mendaki gunung. Akan tetapi, medan Gunung Papandayan yang sebagian besar berupa kawah dengan batu dan kerikil serta tanjakan yang cukup curam, sangat disarankan agar memakai sepatu yang pas dan nyaman yang menutup mata kaki agar tidak terkilir dan lebih nyaman untuk melangkah naik. Memakai sepatu tentu jauh lebih baik dan lebih aman serta nyaman bagi kaki Anda mengingat medan pendakian berbeda-beda.

Gunakan masker

Seperti sudah disebutkan jika wisata hiking Papandayan memiliki berbagai kawah yang aktif memproduksi asap tebal dengan bau belerang yang cukup menyengat. Bahkan, sebagian besar jalur pendakian adalah melewati kawah. Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk memakai masker agar tidak menghirup belerang secara langsung. Lebih baik memakai masker yang terbuat dari bahan kain. Bila perlu, dibasahi masker kain tersebut.

Hindari berjalan saat kabut tebal

Kabut cukup sering datang terutama saat Anda berada di Hutan Mati. Hutan Mati atau Dead Forest yang hanya berisi kayu-kayu bekas pepohonan yang mati terbakar oleh letusan dari Gunung Papandayan menjadi daya tarik tersendiri. Namun, kabut sering turun. Akan sangat berbahaya jika di tengah kabut Anda tetap melanjutkan perjalanan apalagi saat ada di Hutan Mati karena kayu berujung tajam dan berpotensi membuat Anda tersesat.

Membawa Jas Hujan

Bisa dikatakan, Gunung Papandayan memiliki karakter cuaca yang bisa berubah sewaktu-waktu. Tidak jarang jika di malam hari atau bahkan saat mendaki, hujan bisa langsung turun. Oleh sebab itu, pendaki sangat disarankan untuk menyiapkan jas hujan agar tidak basah dan tidak kedinginan. Bila sudah menyiapkan tenda, maka sebaiknya berhenti terlebih dahulu untuk istirahat sambil menunggu hujan reda.

Selain yang disebutkan di atas, hal yang perlu diperhatikan dari wisata hiking Papandayan adalah adanya pemandu. Setiap tim paling tidak terdiri dari 1 atau beberapa pemandu yang akan memasikan seluruh pendaki aman dan sampai tujuan sesuai rencana. Cobalah tips di atas dan selamat mendaki!

Related Post

Call Now
WhatsApp